: Sebuah Catatan Tengah *
Siwi Dwi Saputro
Ini adalah sebuah catatan yang sengaja saya unggah, di hari ke-9 setelah acara berlangsung pada tanggal 9 April yang lalu. Hal ini bukan tanpa alasan. Ada beberapa alasan yang baik alasan rasional ataupun irrasional. Seperti halnya Nurel yang mengatakan bahwa keberangkatanya ke Jakarta melalui stasiun Babat (dan dia sudah menjelaskan A sampai Z nya mengapa demikian), maka kalau saya boleh meminjam kata-kata Barthes tentang Semiotika** atau kalau saya lebih nyaman dengan mengatakan sebagai Superstition atau tahayul, pilihan saya mengapa saya unggah hari ini adalah:

